Nothing Inside

No to All

February 15th, 2008 by Fauzan

Bagi yang biasa copy mencopy serta paste menpaste pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah “yes to all”. Biasanya pilihan tersebut muncul ketika kita mengopi sebuah file yang notabennya telah ada di tempat tujuan, maka secara otomatis sang sistem operasi pura2 menanyakan, apakah kita ingin menyalin kembali file tersebut atau tidak (dalam hal ini file lama akan ditimpa). Pilihan “yes to all” tadi akan berguna jika file yang sudah ada, banyak jumlahnya (Menghindari pemencetan tombol yes yang berulang - ulang :D ).

copy-paste

Lalu bagaimana nasibnya jika pilihan kita untuk semua file adalah no. Ya, dari gambaran diatas terlihat tidak adanya pilihan no to all bukan ? Berarti dengan berat hati jika pilihannya no, dan untuk banyak file maka anda harus bersiap - siap dengan mouse kesayangan anda untuk mengkliknya secara berulang - ulang :))

Hehehehe, becanda kok. Ada cara yang praktis biar system akan menganggap pilihan kita seolah - olah menjadi “no to all”. Yaitu dengan menahan tombol “shift” ketika memencet pilihan “no” yang ada. Secara otomotais, si sistem operasi akan mengenalinya sebagai pilihan “no to all”. Cara ini sudah saya coba pada sistem operasi jendela kesayangan saya. Untuk yang sudah mencoba di sistem operasi lain mohon konfirmasinya :D

del.icio.us Digg Technorati Google Yahoo Bloglines

Posted in Celoteh, Ngoprek |

5 Komentar »

  1. adit-nya niez
    February 15th, 2008 at 7:24 pm

    Waw… Ini baru tau saya…

  2. deniar
    February 16th, 2008 at 8:27 am

    Kalo inget copy-paste di atas, jadi pengen bisa synchronisasi file2 mp3. Kadang kita gak tau udah punya mp3 lagu tersebut apa belum, andaikan udah kadang tersimpan di folder yang berbeda jadi gak kedetect dengan baik.

    Misal lagu OST Ayat-ayat Cinta (Rossa), kadang tersimpan di folder “OST” kadang tersimpan juga di “Rossa” nah gimana ya biar gak dobel2 macem begituan?

  3. Fauzan
    February 16th, 2008 at 1:16 pm

    mmmm …
    benar juga den.
    bikin gih program nya :d

    Tapi kadang yang jadi masalah, lagunya sama tapi nama filenya beda - beda tipis. Musti liat headernya kali yah :-?

  4. emfajar
    February 20th, 2008 at 5:11 pm

    bisa gitu ya…

    makasih infonya…

    :)>-

  5. wirawan winarto
    May 4th, 2008 at 11:12 pm

    @deniar

    biar ga dobel2 bisa dipake sistem labelling kaya Gmail. :-?

RSS feed for comments on this post. | TrackBack URI


:) :( :d :"> :(( :dance: :x 8-| /:) :o :-? :-" :-w ;) [-( :)>- more »